Jumat, 19 Oktober 2012


1.1. Basis Data
Basis data dan teknologinya telah memainkan peran penting seiring dengan pertumbuhan penggunaan komputer. Basis data telah digunakan pada hampir seluruh area dimana komputer digunakan, termasuk bisnis, teknik, kesehatan, hukum, pendidikan dan sebagainya.
Kata basis data dapat didefinisikan sebagai kumpulan data yang saling berhubungan. Sedangkan kata data dapat didefinisikan sebagai fakta yang direkam atau dicatat. Sebagai contoh adalah nama, nomor telepon, dan alamat dari orang-orang yang anda kenal. Anda mungkin telah merekam data ini pada buku alamat, atau anda dapat menyimpannya dalam disket, menggunakan komputer personal dan perangkat lunak seperti dBASE IV,

1.1.1. Konsep Basis Data Relasional
Prinsip model relasional (relational model) pertama kali diperkenalkan oleh Dr. E.F Codd, pada bulan Juni 1970 dalam sebuah tulisannya yang berjudul “A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks.” Dalam tulisan tersebut, Dr. Codd menjelaskan tentang model relasional untuk sistem basis data.
Model-model yang lebih populer digunakan pada saat itu adalah hierarchical dan network, atau bahkan simple flat file data stuctures. Relational Database Management Systems (RDBMS) segera menjadi sangat populer, terutama karena kemudahan penggunaannya dan fleksibilitas struktur datanya.
Selanjutnya, banyak vendor bermunculan untuk mendukung sistem ini diantaranya Oracle, dimana mendukung RDBMS dengan paket untuk keperluan membangun aplikasi dan produk-produk siap pakai, sebagai total solusi bagi keperluan pengembangan teknologi informasi.

1.1.2. Konsep Model Relasional

Konsep basis data model relasional memiliki beberapa definisi penting sebagai berikut:
• Kumpulan objek atau relasi untuk menyimpan data
• Kumpulan dari operator yang melakukan suatu aksi terhadap suatu relasi untuk menghasilkan relasi-relasi lain
• Basis data relasional harus mendukung integritas data sehingga data tersebut harus akurat dan konsisten
Contoh dari relasi adalah tabel. Kita dapat menggunakan perintah-perintah SQL untuk menampilkan data dari tabel.

1.1.3. Fungsi-fungsi Basis Data Relasional
Basis data relasional memiliki fungsi-fungsi kegunaan sebagai berikut:
• Mengatur penyimpanan data
• Mengontrol akses terhadap data
• Mendukung proses menampilkan dan memanipulasi data

1.1.4. Istilah-istilah Basis Data Relasional
Beberapa istilah yang perlu kita pahami mengenai basis data relasional antara lain:
• Tabel : Merupakan struktur penyimpanan dasar dari basis data relasional, terdiri dari satu atau lebih kolom (column) dan nol atau lebih baris (row).
• Row (baris) : Baris merupakan kombinasi dari nilai-nilai kolom dalam tabel; sebagai contoh, informasi tentang suatu departemen pada tabel Departmen. Baris seringkali disebut dengan “record”.
• Column (kolom) : Kolom menggambarkan jenis data pada tabel; sebagai contoh, nama departemen dalam tabel Departmen. Kolom di definisikan dengan nama kolom dan tipe data beserta panjang data tertentu.
• Field : Field merupakan pertemuan antara baris dan kolom. Sebuah field dapat berisi data. Jika pada suatu field tidak terdapat data, maka field tersebut dikatakan memiliki nilai “null”.
• Primary key : Primary key atau kunci utama merupakan kolom atau kumpulan kolom yang secara unik membedakan antara baris yang satu dengan lainnya; sebagai contoh adalah kode departemen. Kolom dengan kategori ini tidak boleh mengandung nilai “null”, dan nilainya harus unique (berbeda antara baris satu dengan lainnya).
• Foreign key : Foreign key atau kunci tamu merupakan kolom atau kumpulan kolom yang mengacu ke primary key pada tabel yang sama atau tabel lain. Foreign key ini dibuat untuk memaksakan aturan-aturan relasi pada basis data. Nilai data dari foreign key harus sesuai dengan nilai data pada kolom dari tabel yang diacunya atau bernilai “null”.



Sumber : berbagai sumber



Kamis, 18 Oktober 2012

Tugas Sistem Informasi Akutansi

1. Pengertian Sistem, Elemen Sistem, Sistem Lingkaran Terbuka dan Tertutup, dari pengertian tersebut buatlah masing-masing contohnya !
· Sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan diantara mereka, Kata Sistem berasal dari bahasa Latin ( Systema ) dan bahasa Yunani ( Sustema ), yaitu suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran Informasi, Materi atau energi.
· Elemen sistem adalah Bagian terkecil system yang dapat didentifikasi, jika sebuah sistem cukup besar yang terdiri dari subsistem-subsistem.
Contohnya: Sistem Komputer terdiri dari Software, Hardware, dan Brainware, Sistem Akuntansi.
· Lingkaran Terbuka: Sistem yang berhubungan dan berpengaruh dengan lingkungan luar.
Contohnya: Sistem penawaran
· Lingakaran Tertutup: Sistem yang tidak berhubungan dan tidak berpengaruh dengan lingkungan luar.
Contohnya: Sistem penawaran

2. Gambarkan simbol-simbol dari SIA !



sumber: berbagai sumber

Sabtu, 31 Desember 2011

Manfaat Buah Semangka

Semangka dipercaya berasal dari gurun Kalahari, Afrika. Menurut para peneliti, buah ini pertama kali dipanen 5000 tahun yang lalu di Mesir dan menurut kepercayaan nenek moyang saat itu.
Buah ini terpakai untuk penguburan raja-raja agar roh mereka mendapatnutrisi di alam baka. Dan dari sanalah buah ini dibawa keliling ke negara-negara di dunia.
Warna merah pada buah menandakan tingginya kadar likopen, salah satu komponen karotenoid seperti halnya betakaroten. Karena itu, makan semangka merah lebih disarankan daripada yang kuning.
Dibandingkan senyawa antioksidan lainnya, khususnya vitamin C dan vitamin E, kekuatan likopennya memerangi radikal jauh lebih ampuh. Setiap satu molekul likopen mampu menghabisi beberapa molekul radikal bebas sekaligus.
Bahkan, likopen dibantu zat antioksidan lain, yakni betakaroten, mampu menyegarkan kembali sel-sel layu yang sudah telanjur dirusak oleh radikal bebas.
Semangka termasuk buah yang paling kaya kandungan likopen, yang mampu menumpas bibit kanker. Banyak mengkonsumsi, bahkan setiap hari pun tak masalah, justru dapat menyusutkan risiko kanker mulut rahim dan kanker pankreas pada wanita berisiko tinggi yang sehari-hari dietnya sarat kalori / gula / lemak tapi miskin sayur dan buah.
Terhadap kanker pencernaan, likopen mampu mencegahnya hingga risikonya berkurang separuhnya, seperti kanker rongga mulut, kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker usus besar, kanker anus. Begitu pula dengan kanker prostat.
Selain itu, likopen berguna untuk membuat wajah tampak bercahaya, tampak segar dan lebih muda. Bagi lansia, semangka tidak hanya membantu memulihkan gangguan kesehatan lebih cepat, namun juga membantu meningkatkan kemampuan mental dan ketajaman daya ingat.
Likopen dalam semangka juga menyumbangkan kasiat khusus untuk pria menikah. Buah ini bisa meningkatkan kesuburan dan membantu membangkitkan gairah seksual pria.
Bagi mereka yang rindu punya keturunan, buah ini juga bisa sangat membantu. Percaya atau tidak, penelitian menunjukkan bahwa senyawa sitrulin dalam buah ini, memiliki efek afrodisiak yang sama hebatnya dengan viagra, tapi sama sekali tanpa efek samping.
Berikut manfaat lain dari semangka:
1.Jika anda sedang diet, maka buah ini adalah teman baik anda. Buah ini bebas lemak dan memiliki kombinasi kadar gula terbatas dan kadar air berlimpah. Apalagi, buah yang satu ini bersifat cepat mengenyangkan di dalam lambung.
2.Semangka sangat baik bagi pengidap hipertensi. Kandungan air dan kaliumnya yang tinggi bisa menetralisasi tekanan darah.
3.Mempergiat kerja jantung
4.Antioksidannya termasuk betakaroten dan vitamin C membantu sel-sel tubuh tetap sehat.
5.Semangka juga berfungsi untuk merangsang keluarnya air seni lebih deras sehingga sangat baik untuk mereka yang mengalami gangguan buang air kecil.
6.Menurunkan demam
7.Mencegah sariawan dengan ampuh

sumber : berbegai sumber

Cara Menyimpan Symbol AutoText BlackBerry Messenger

Sedikit tips untuk membuat tampilan text di blackberry anda menjadi menarik, saya akan berbagi info untuk memmbuatnya

1. Buka menu ‘Option’ ( Icon yang bergambar kunci inggris ), lalu pilih ‘AutoText’.
2. sekarang kita buat autotext baru dengan cara tekan ‘Option’ ( Tombol logo BlackBerry di BlackBerry anda ), pilih ‘New’
3. Isi ‘Replace’ dan ‘With’ dengan kata dan symbol BlackBerry yang anda inginkan.
‘Replace’ – Di isi dengan kata yang ingin diganti dengan symbol autotext BlackBerry anda.
‘With’ – Copy dan paste-kan symbol autotext BlackBerry yang inginkan
4. Jika sudah tekan tombol ‘Escape’ pada BlackBerry anda dan ‘Save’. Oke symbol sudah tersimpan di autotext pada BlackBerry anda, ulangi langkah di atas untuk menyimpan symbol ke autotext BlackBerry anda.
5. Setiap kata yang anda ketik akan otomatis berubah menjadi symbol setelah anda menekan ‘Space’ tentunya setelah mengetik kata tersebut. Selamat mencoba

Jumat, 30 Desember 2011

SEJARAH R-PROGRAMMING

Software R ialah suatu program analisis data statistika dan komputasi yang termasuk golongan software Open Source yang dibangun setelah paket program S-Plus dengan bahasa pemrograman S. Proyek pembuatan software R pertama kali dikerjakan oleh Robert Gentleman dan Ross Ihaka dari Departemen Statistika Universitas Auckland pada tahun 1995. Karena kedua perintisnya berinisial R, maka software ini diberi nama R.
Sampai saat ini software R dikembangkan oleh semua penggunanya yang terhimpun dalam naungan R-core team yang merupakan pekerja keras dan sukarelawan (voulentir).
R merupakan sebuah lingkungan interaktif untuk komputasi secara statistik dan grafik-grafik. Tutorial ini dianggap menggunakan R 1.9.0 pada sebuah PC. R dapat berjalan pada Sistem Operasi Windows, UNIX dan mesin-mesin Macintosh. R dapat didownload secara gratis pada http://r-project.org/.

Kamis, 29 Desember 2011

Dasar-dasar Instruksi Pada R-Programming

R-Programming merupakan software yang mengusung pola CASE SENSITIVE pada setiap instruksi ataupun fungsi yang digunakan di dalamnya. Berikut adalah Dasar-dasar instruksi dan contohnya.


1. Bantuan yang disediakan
Untuk mengetahui ada atau tidaknya instruksi yang kita inginkan atau apa saja yang disediakan oleh R, serta mengetahui cara penggunaannya, maka dapat mengetikkan instruksi ini pada prompt yang tersedia :
a. > help(‘instruksi’) => untuk melihat keterangan dari sebuah instruksi yang
> ?’instruksi’ disediakan oleh R.
b. > example(‘instruksi’) => untuk melihat contoh penggunaan dari instruksi yang ada.
c. > demo() => untuk melihat keterangan paket-paket tambahan (misalnya grafik, dsb) yang terdapat pada R.
d. > demo(‘paket’) => untuk mendemokan paket-paket tambahan tersebut.

Bantuan lainnya :
a. > ls() => untuk melihat variabel-variabel yang pernah digunakan.
b. > rm(‘variabel’) => untuk menghapus variabel yang disebut.
c. CTRL+L => untuk membersihkan layar workspace atau ruang kerja

2. Untuk menginput data
Pada prompt yang tersedia, ketikkan instruksi ini :
a. >’var’= c(‘data’) => menginput data langsung pada konsol R yang tersedia. Data yang diinput merupakan vektor, array atau karakter.
b. >’var’=scan() => menginput data langsung pada konsol R yang tersedia dengan cara mengetik sendiri data yang akan dimasukkan. Data yang diinput merupakan vektor.
c. >’var’=edit(data.frame()) => menginput data melalui data frame. Data yang diinput merupakan list.
d. >’var’=scan(‘data.txt’) => menginput data dari luar melalui file notepad atau word processor sederhana lainnya. File yang akan dipanggil sebaiknya disimpan satu folder program R yang telah terinstall.

3. Untuk mengedit data
Pada prompt yang tersedia, ketikkan instruksi ini :
a. >’var1’= edit(‘var2’) => merubah variabel 2, kemudian disimpan ke variabel 1.
b. > fix(‘variabel’) => merubah variabel yang disebutkan diantara ‘()’ , kemudian disimpan otomatis ke variabel tersebut tanpa harus menyebutkannya lagi.
Contoh :
> fix(a)
> a
[1] 1 2 3 4 5
c. >’var1’= edit(data.frame(‘var2’)) => merubah variabel 2 melalui data frame, lalu disimpan ke variabel 1.

4. Untuk membuat fungsi
Pada prompt yang tersedia, ketikkan instruksi ini :
a. >’var’= function(‘parameter’) => membuat sebuah fungsi, lalu disimpan ke dalam variabel yang telah disebutkan. Harap diingat, parameter yang disebutkan diantara ‘()’ harus sama dengan parameter dalam fungsi yang akan dibuat.
Contoh :
> e=function(x)
+ { (x^2)+(2*X)+19 }
> e
function(x)
{ (x^2)+(2*X)+19 }
b. > source(‘fungsi.r’ ) => memanggil fungsi yang telah dibuat sebelumnya menggunakan notepad atau word processor sederhana lainnya. Perlu diingat, file tersebut harus disimpan bersama dengan program R yang telah terinstall. File tersebut juga harus berekstensi R.


5. Untuk mengedit fungsi
Pada prompt yang tersedia, ketikkan instruksi ini :
a. > fix(‘var fungsi’) => sama seperti penjelasan 3 (b).